Bawaslu Sumut Rapat Penguatan Sentra Gakkumdu Pilkada 2020 di Sumut

by admin

Toba, Bawaslu Sumut – Sentra Gakkumdu (SG) Provinsi Sumatera Utara mengadakan kegiatan peningkatan kapasitas Sentra Gakkumdu Kabupaten/Kota di Ruang Rapat Ro’nauli Hotel Niagara, Parapat Sabtu (12/09/2020). Kegiatan diikuti unsur Bawaslu, Kepolisian dan Kejaksaan untuk optimalisasi penanganan tindak pidana pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota lanjutan tahun 2020.

Kegiatan dihadiri Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar, Ketua Bawaslu Sumut Syafrida Rasahan, Anggota Bawaslu Sumut Johan Alamsyah, Ketua dan Anggota Bawaslu Toba Romsom, Japarlin dan Tomson. Mewakili Kepolisian Daerah Sumatera Utara dihadiri Kasubdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Sumut sebagai tuan rumah, Jistoni Naibaho dan penyidik Polda Sumut Armaginda Harahap. Dari unsur Kejaksaan dihadiri Jaksa Fungsional pada Asisten Tindak Pidana Umum Kejatisu, Irma Hasibuan, Haslinda Hasan serta SG Kabupaten Karo, Pakpak Bharat, Serdang Bedagai, Kota Medan, Sibolga dan Binjai.

Syafrida selaku Koordinator SG Provinsi mengatakan tujuan dibentuknya SG agar terjadi pemahaman bersama tentang penanganan dugaan pelanggaran pidana pemilihan. “Tujuan keberadaan Sentra Gakkumdu adalah menyamakan pemahaman dan pola penanganan tindak Pidana Pemilu antara Pengawas Pemilu, Kepolisian dan Kejaksaan,” katanya.

Masing – masing satuan kerja memiliki pola dan teknis masing masing dalam menjalankan tugas dan kewenangan. Perbedaan pola kerja dan teknis kerja ibarat warna. “Saya melihat di ruangan ini ada banyak warna walaupun berbeda satuan kerja, warna itu jangan pernah berubah. Sebagai Personil Sentra Gakkumdu jangan pernah ragu dalam menangani tindak pidana pemilu,” kata Kasubdit I TP Kamneg Ditreskrim Polda Sumut Jistoni Naibaho.

Disampaikannya, menjadi bagian dari penegak hukum pemilu/pemilihan merupakan kebanggan. Karena negara telah memberikan kepercayaan mengawal pemilihan. “Kepercayaan yang diberikan oleh Negara, jangan sampai kita sia-siakan, dan saya juga berharap agar amanah itu bisa kita emban dengan baik,” katanya.

Jaksa fungsional pada Kejatisu, Irma Hasibuan mengatakan SG harus memperhatikan potensi pelanggaran pemilihan. “Kita juga agar tetap memberi perhatian terhadap potensi kerawanan pilkada yang bisa meliputi netralitas aparatur sipil negara, politik uang, dan juga Kampanye Hitam,” katanya.

Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka sesuai dengan pnerapan protokol kesehatan, berupa penggunaan masker, jaga jarak antar peserta. Kegiatan dibagi dalam empat gelombang, dengan jadwal tanggal 12,18,24 dan 30 September 2020.

Penulis : Monica
Editor  : Edward Bangun 
Foto    : Riswoko

 

You may also like

Leave a Comment