Bawaslu Ajak PHDI Sumut Terlibat dalam Pengawasan Pemilu Partisipatif
|
Medan, Bawaslu Sumut - Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu terus dilakukan oleh Bawaslu Sumut dalam rangka penyelenggaraan Pemilu 2024. Demikian disampaikan Anggota Bawaslu Sumut Suhadi Sukendar Situmorang pada saat audiensi dengan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sumut di Medan, Kamis (22/2/2023).
"Silaturahmi untuk membangun sinergitas dan kerjasama yang baik dengan stakeholder penting dilakukan, bagaimana mengajak seluruh masyarakat untuk ikut terlibat dalam pengawasan pemilu," ungkap Suhadi.
Suhadi yang hadir bersama Kepala Bagian Pengawasan Batara AP Tampubolon dan Staf Sekretariat di Bagian Pengawasan Bawaslu Sumut disambut oleh Ketua Umum PHDI Sumut Surya didampingi Wakil Ketua M.Mano Fs Rein dan A.Kalidas dan Bendahara Suben Tiren.
Koordinator Divisi Pencegahan dan Parmas Bawaslu Sumut ini menjelaskan bahwa suksesnya penyelenggaraan pemilu membutuhkan partisipasi masyarakat.
"Tugas pengawasan itu tidak hanya dipundak Bawaslu dengan jumlah SDM yang terbatas, seperti di Sumut ini ada sekitar kurang lebih 16 juta jiwa penduduk dengan wilayah yang sangat luas, maka sangat dibutuhkan peran serta stakeholder," katanya.
Dalam penjelasan tersebut, Suhadi mengungkapkan bahwa Bawaslu Sumut telah melalukan berbagai program dalam upaya peningkatan partisipasi masyarakat seperti sosialisasi ke pemilih pemula, penyandang disabilitas, tokoh agama dan lembaga keagamaan, tokoh pemuda, media massa dan pemangku kepentingan lainnya. Juga telah dilakukan MoU dengan kampus-kampus di Kota Medan, program Sekolah Pengawasan Kader Partisipatif (SKPP), menerima pendaftaran dan akreditasi Pemantau Pemilu.
"Program ini tetap dilanjutkan oleh Bawaslu Sumut dan saat ini PHDI menjadi lembaga pertama yang menerima audiensi Bawaslu Sumut, kami sangat mengapresiasi silaturahmi ini," ungkap Suhadi.
Suhadi mengungkapkan bagaimana pentingnya keterlibatan PHDI dalam pengawasan partisipatif terutama di Sumatera Utara.
"Menurut data yang kami peroleh dari berbagai sumber bahwa ada kurang lebih 60.000 jiwa umat Hindu di Sumut, jumlah yang sangat besar dan sangat strategis. Kalaulah yang 60.000 jiwa ini berperan aktif maka pelaksanaan pemilu akan semakin berkualitas, karena adq berbagai kerawanan yang muncul, seperti contoh politik uang, " jelas Mantan Ketua KPU Samosir ini.
Suhadi juga mengajak PHDI untuk terlibat menjadi penyelenggara Pemilu.
"Populasi umat Hindu sangat besar seperti di Medan, Deli Serdang, Langkat dan tempat lainnya, harapan kami juga bisa terlibat untuk menjadi penyelenggara pemilu apakah di tingkat adhoc, Kabupaten/Kota atau bahkan sampai ke Provinsi," tambahnya lagi.
Ketua PHDI Sumut Surya sangat mengapresiasi silaturahmi Bawaslu Sumut. Surya mengatakan akan mendukung Bawaslu Sumut untuk peningkatan partisipasi masyarakat.
"PHDI ini adalah rumah besar umat Hindu. Kami akan mensosialisasikan program Bawaslu Sumut ke umat. Ada sekitar 40 orang penyuluh kami yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota dan mereka akan ditugaskan untuk menyampaikan pesan ini ke umat," Ungkapnya.
Senada, M.Mano FS Rein menambahkan harapannya agar pesta demokrasi berjalan sesuai aturan.
"Penting bahwa demokrasi ini harus berjalan secara arif dan bijaksana, 5 menit di TPS menentukan nasib kita 5 tahun ke depan, akan banyak berbagai kepentingan dalam pelaksanaan pesta demokrasi ini, oleh karena itu kami berterimakasih ke Bawaslu dan program ini akan kami sampaikan ke umat," pungkasnya.
Penulis : Suryanti Lubis
Editor : Septia M Siregar
Foto : Edward F Bangun
Koordinator Divisi Pencegahan dan Parmas Bawaslu Sumut ini menjelaskan bahwa suksesnya penyelenggaraan pemilu membutuhkan partisipasi masyarakat.
"Tugas pengawasan itu tidak hanya dipundak Bawaslu dengan jumlah SDM yang terbatas, seperti di Sumut ini ada sekitar kurang lebih 16 juta jiwa penduduk dengan wilayah yang sangat luas, maka sangat dibutuhkan peran serta stakeholder," katanya.
Dalam penjelasan tersebut, Suhadi mengungkapkan bahwa Bawaslu Sumut telah melalukan berbagai program dalam upaya peningkatan partisipasi masyarakat seperti sosialisasi ke pemilih pemula, penyandang disabilitas, tokoh agama dan lembaga keagamaan, tokoh pemuda, media massa dan pemangku kepentingan lainnya. Juga telah dilakukan MoU dengan kampus-kampus di Kota Medan, program Sekolah Pengawasan Kader Partisipatif (SKPP), menerima pendaftaran dan akreditasi Pemantau Pemilu.
"Program ini tetap dilanjutkan oleh Bawaslu Sumut dan saat ini PHDI menjadi lembaga pertama yang menerima audiensi Bawaslu Sumut, kami sangat mengapresiasi silaturahmi ini," ungkap Suhadi.
Suhadi mengungkapkan bagaimana pentingnya keterlibatan PHDI dalam pengawasan partisipatif terutama di Sumatera Utara.
"Menurut data yang kami peroleh dari berbagai sumber bahwa ada kurang lebih 60.000 jiwa umat Hindu di Sumut, jumlah yang sangat besar dan sangat strategis. Kalaulah yang 60.000 jiwa ini berperan aktif maka pelaksanaan pemilu akan semakin berkualitas, karena adq berbagai kerawanan yang muncul, seperti contoh politik uang, " jelas Mantan Ketua KPU Samosir ini.
Suhadi juga mengajak PHDI untuk terlibat menjadi penyelenggara Pemilu.
"Populasi umat Hindu sangat besar seperti di Medan, Deli Serdang, Langkat dan tempat lainnya, harapan kami juga bisa terlibat untuk menjadi penyelenggara pemilu apakah di tingkat adhoc, Kabupaten/Kota atau bahkan sampai ke Provinsi," tambahnya lagi.
Ketua PHDI Sumut Surya sangat mengapresiasi silaturahmi Bawaslu Sumut. Surya mengatakan akan mendukung Bawaslu Sumut untuk peningkatan partisipasi masyarakat.
"PHDI ini adalah rumah besar umat Hindu. Kami akan mensosialisasikan program Bawaslu Sumut ke umat. Ada sekitar 40 orang penyuluh kami yang tersebar di seluruh Kabupaten/Kota dan mereka akan ditugaskan untuk menyampaikan pesan ini ke umat," Ungkapnya.
Senada, M.Mano FS Rein menambahkan harapannya agar pesta demokrasi berjalan sesuai aturan.
"Penting bahwa demokrasi ini harus berjalan secara arif dan bijaksana, 5 menit di TPS menentukan nasib kita 5 tahun ke depan, akan banyak berbagai kepentingan dalam pelaksanaan pesta demokrasi ini, oleh karena itu kami berterimakasih ke Bawaslu dan program ini akan kami sampaikan ke umat," pungkasnya.
Penulis : Suryanti Lubis
Editor : Septia M Siregar
Foto : Edward F Bangun