Fritz : Publikasi Penting Untuk Keberlangsungan Lembaga
|
Medan, Bawaslu Sumut - Anggota Bawaslu RI Fritz Edward Siregar mengatakan bahwa publikasi penting dilakukan demi menjaga keberlangsungan lembaga.
"Isu Bawaslu perlu dipermanenkan atau dikembalikan ke ad-hoc masih terdengar, anggapan Bawaslu tidak bekerja apabila tidak ada tahapan menjadi alasan untuk mengembalikan Bawaslu menjadi ad-hoc, maka dari itu publikasi sangat penting dilakukan untuk menjaga keberlangsungan lembaga terlebih di masa non-tahapan," ujar Fritz saat memberikan arahan di depan para peserta Bawaslu Kabupaten/Kota yang mengikuti Pelatihan Fotografi Kehumasan di Kantor Bawaslu Sumut, Sabtu (16/10/2021).
Foto adalah bagian terkecil untuk menyampaikan sebuah pertanggungjawaban lembaga, publikasi sangat perlu dilakukan agar masyarakat mengetahui kerja Bawaslu. Publikasi bisa dilakukan melalui media foto, video maupun berita.
Fritz menjelaskan bahwa sebuah foto merepresentasikan banyak kata dan harus disajikan secara menarik. Walau hanya dengan ponsel, bisa menghasilkan foto yang menarik asal digunakan sesuai dengan komposisinya, dan menurutnya momen juga menjadi sesuatu yang penting yang harus diperhitungkan ketika akan mengambil gambar.
Oleh karena itu keahlian dalam fotografi perlu diasah. Menurutnya, pelatihan harus dilakukan berulang kali agar melahirkan fotografer yang mumpuni.
"Apapun yang kita pelajari pada hari ini tidak akan mampu menghasilkan fotografer yang mumpuni, tetapi dengan niat baik untuk selalu berusaha dan melakukan perbaikan. Dan perbaikan itu tidak bisa dilakukan satu kali, harus berulang kali dan jangan lupa bahwa fotografi punya makna dalam keberlangsungan lembaga kita. Oleh karena itu tugas kita untuk selalu menjaga status Bawaslu dan isu itu bisa kita hilangkan dengan membuktikan bahwa kita selalu bekerja walaupun dimasa non tahapan," tutup Fritz.
Penulis : Mika Situmorang
Editor : Edward Bangun
Foto : Humas Bawaslu Tj. Balai