Lompat ke isi utama

Berita

Jaga Semangat Keterlibatan Masyarakat, Bawaslu Sumut Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif

Jaga Semangat Keterlibatan Masyarakat, Bawaslu Sumut Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif
Simalungun, Bawaslu Sumut- Peningkatan keterlibatan masyarakat dalam pemilihan terus dilakukan oleh Bawaslu. Salah satunya melalui program Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) yang digelar di seluruh Indonesia, termasuk Provinsi Sumatera Utara. Ketua Bawaslu Sumut M. Aswin Diapari Lubis mengatakan bahwa keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilihan itu penting demi keberhasilan pemilu. "Bawaslu mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam menghasilkan pemilu yang legitimate," ungkapnya pada saat pembukaan kegiatan di hadapan peserta P2P Sumut yang berasal dari Kabupaten Karo, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Kota Tanjung Balai, Kota Padang sidempuan dan Kota Sibolga pada Kamis (19/10/2023). Sementara itu Anggota Bawaslu Sumut Suhadi Sukendar Situmorang mengungkapkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam pemilihan itu diibaratkan seperti sebuah pohon besar. "Pohon besar itu tidak akan dapat berdiri jika tidak disokong oleh akar yang kuat dan batang yang kokoh untuk menghasilkan buah yang baik. Begitu juga dengan pengawasan pemilihan, bahwa Bawaslu tidak dapat melakukan pengawasan pemilihan itu tanpa dukungan dan keterlibatan masyarakat didalamnya termasuk anda-anda peserta P2P ," kata Koordinator Divisi Pencegahan dan Parmas Bawaslu Sumut ini. Lebih lanjut, Suhadi yang juga penanggungjawab kegiatan ini mengajak peserta P2P menjadi penyebar informasi pengawasan pemilu ke masyarakat. "Sekembalinya sahabat semua dari kegiatan ini, silahkan distribusikan dan sampaikan apa yang dipelajari dan didapatkan dari kegiatan ini dimana komunitas anda berada dan ditengah-tengah masyarakat," tegasnya. Kegiatan yang dilakukan pada 19 s.d 21 Oktober 2023 di Hotel Niagara Parapat ini juga turut dihadiri oleh Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Utara lainnya. Anggota Bawaslu Sumut Johan Alamsyah mengatakan bahwa ada 2 tugas yang diharapkan dari peserta P2P. "Yang pertama menjadi mitra strategis dan perpanjangan tangan Bawaslu dalam melakukan pengawasan serta yang kedua menjadi duta Bawaslu si tengah masyarakat," Kata Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sumut ini. Senada Anggota Bawaslu Sumut Koordinator Divisi SDMO Romson Poskoro Purba juga mengajak peserta P2P untuk turut melakukan pengawasan pemilihan. "Pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 mempunyai problem sendiri oleh karena itu partisipasi sahabat semua sangat penting untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran pemilihan," ungkap Romson yang juga mantan Ketua Bawaslu Toba Periode 2018 s.d 2023 ini. Anggota Bawaslu Sumut Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa mengungkapkan pengawasan partisipatif menjadi renstra Bawaslu. "Bawaslu berkeyakinan bahwa jumlah pengawas Pemilu secara kuantitas dibanding dengan problem pemilu, maka penting kehadiran masyarakat. Ada harapan besar dengan semakin meningkatnya keterlibatan masyarakat, tugas pengawasan pemilu juga akan terbantu," ungkapnya. Kegiatan P2P ini sendiri dipandu oleh Fasilitator yang berasal dari Bawaslu Kabupaten Humbang Hasundutan, Bawaslu Kabupaten Karo, Bawaslu Kabupaten Tapanuli Tengah, Bawaslu Kabupaten Batu Bara, Bawaslu Kabupaten Tapanuli Selatan, Bawaslu Kabupaten Labuhanbatu,Bawaslu Kabupaten Asahan dan Bawaslu Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Penulis : Suryanti Lubis Editor : Septia Maulid Foto : Bambang (Bawaslu T.Balai)
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle