Lompat ke isi utama

Berita

TINGKATKAN PARTISIPASI DALAM PENGAWASAN PEMILU, BAWASLU SUMUT GELAR SOSIALISASI KEPADA MASYARAKAT

TINGKATKAN PARTISIPASI DALAM PENGAWASAN PEMILU, BAWASLU SUMUT GELAR SOSIALISASI KEPADA MASYARAKAT
Medan, Bawaslu Sumut - Dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu/Pemilihan, Bawaslu Provinsi Sumatera Utara memberikan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif kepada kalangan masyarakat yang berasal dari beberapa pusat rehabilitasi NAPZA yang ada di Sumatera Utara pada Jumat, (12/08/2022) bertempat di Kantor Bawaslu Provinsi Sumatera Utara. Dalam sambutannya Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Utara, Suhadi Sukendar Sitomorang, menekankan pentingnya membangun kesadaran masyarakat dalam pengawasan partisipatif. “Penting untuk mendorong pengawasan partisipatif berbasis masyarakat dalam rangka pelibatan masyarakat sebagai perpanjangan tangan Bawaslu di tengah-tengah masyarakat dan untuk menyampaikan informasi mengenai tahapan pengawasan Pemilu 2024.” Dalam kesempatan yang sama, peserta sosialisasi menyampaikan bahwa di pusat rehabilitasi yang ada di Sumatera Utara belum pernah dilakukan pemungutan suara. Anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Utara, Suhadi Sukendar Situmorang berkomitmen untuk berupaya menjaga hak pilih warga binaan yang ada di pusat rehabilitasi di Sumatera Utara agar dapat menggunakan hak pilihnya. Sekjen Gerakan Anti Narkoba (GAN) Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Zulkarnain Nasution dan  Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Rafieqah Nalar Rizky turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini. Zulkarnain Nasution mengapresiasi kegiatan sosialisasi pengawasan partispatif yang dilakukan oleh Bawaslu Provinsi Sumatera Utara kepada beberapa pusat rehabilitasi NAPZA yang ada di Sumatera Utara. “Baru kali ini alumni pusat rehabilitasi narkoba mendapat edukasi pengawasan partisipatif Pemilu, karena mungkin teman- teman yang ada disana terlupakan. Saya juga berharap Bawaslu dapat berkolaborasi dalam program-program di pusat rehabilitasi untuk meningkatkan partisipasi warga binaan, karena warga binaan ini adalah orang-orang yang juga punya keahlian-keahlian,” katanya. Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Rafieqah Nalar Rizky menyampaikan pentingnya sosialisasi dan edukasi pengawasan partisipatif untuk menumbuhkan kesadaran akan hak dan kewajiban warga negara. “Apabila kepercayaan dan keyakinan terhadap pemerintah rendah, maka masyarakat menjadi pasif dalam berpartisipasi sedangkan jika kesadaran akan hak dan kewajiban sebagai warga negara dan kepercayaan terhadap pemerintah tinggi maka partisipasi masyarakat meningkat,” pungkasnya. Penulis : Fany Daulat Siregar/Isabella Hutabarat Editor : Maria Napitupulu Foto : Isabella Hutabarat
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle