UNIKA Apresiasi Pengembangan Program Pengawasan Partisipatif Bawaslu
|
Medan, Bawaslu Sumut -Universitas Katolik Santo Thomas Sumatera Utara (UNIKA) sangat mengapresiasi pengembangan program pengawasan partisipatif yang dilakukan Bawaslu.
Sebenarnya UNIKA selama ini sudah turut melakukan pengawasan pemilihan melalui kunjungan mahasiswa kami (UNIKA) ke daerah-daerah pada saat pelaksanaan pemilu. Sekarang ada perkembangan, yakni kerjasama untuk mendukung Tri Darma Perguruan Tinggi," kata Dekan Fakultas Hukum UNIKA Prof Dr Maidin Gultom SH MHum saat menerima kunjungan Bawaslu Sumut ke Kampus UNIKA Medan, Jumat (19/03/2021).
Diketahui, bahwa UNIKA telah menjadi mitra dalam pengembangan program pengawasan partisipatif pada pemilu 2014 dalam program Gerakan Sejuta Relawan Pengawas Pemilu (GSRPP).
Menurut Maidin program pengawasan partisipatif menjadi lebih konkret saat Bawaslu membuat program riset dan berbagai kegiatan ilmiah yang melibatkan akademisi. “Kami tentu sangat senang bahwa akan ada peluang bagi mahasiswa maupun dosen-dosen untuk melakukan penelitian bidang pengawasan pemilihan," katanya.
Wakil Rektor II UNIKA Romasi Lumban Gaol, SE, M.Si. menambahkan bahwa UNIKA sebagai salah satu kampus swasta di Sumatera Utara juga turut bertanggungjawab terutama dalam melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi.
"UNIKA sangat mengapresiasi berbagai program Bawaslu dalam melibatkan masyarakat untuk turut mengawasi pemilihan," kata Romasi.
Anggota Bawaslu Sumut Suhadi Sukendar Situmorang mengatakan inovasi pengawasan partisipatif menjadi tugas dan tanggungjawab Bawaslu. Sejak tahun 2018 Bawaslu telah menyelenggarakan Sekolah Kader Pengawas Partisipatif Pemilu (SKPP). Tahun 2020 Bawaslu Sumut bersama jajaran Bawaslu Kabupaten/Kota riset evaluasi pelaksanaan Pilkada tahun 2015–2020.
Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Sumut ini menambahkan bahwa banyak program yang dapat dilakukan bersama kampus. "Penulisan riset atau karya ilmiah, pertukaran narasumber dan hal lainnya tidak tertutup kemungkinan dapat dilakukan," ujarnya.
Pentingnya pengembangan pengawasan partisipatif dikarenakan keterbatasan personel Bawaslu di setiap tingkatan. "Bawaslu tidak cukup mata dan telinga dalam melakukan pengawasan, oleh karena itu kampus menjadi mitra yang sangat strategis sesuai dengan Tri Darma Perguruan Tinggi," kata Suhadi.
Koordinator Sub Bagian Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Sumut Suryanti Lubis menjelaskan, kehadiran tim Bawaslu Sumut ke Kampus UNIKA guna membahas rencana kerjasama antar lembaga. Kerjasama dapat dilaksanakan dalam program penelitian, workshop, dialog interaktif, sarasehan, lokakarya dan penulisan karya Ilmiah.
Penulis : Suryanti Lubis/Isabela
Foto : Rosniati